Adu Desain Tim Formula 1, Solusi Jadi Tercepat

Adu Desain Tim Formula 1, Solusi jadi Tercepat Sumber: Formula 1

KabarOto.com - Balapan Formula 1 musim 2022 sudah di depan mata, tim peserta pun sudah mulai menunjukan mobil-mobilnya di lintasan sirkuit saat melakukan uji coba pra musim 2022. Mereka melakukan tes mobil di sirkuit, mencari tahu sejauh mana dampak desain bodi mobil tim-tim F1 tersebut di lintasan sesungguhnya.

Hasil pra-musim di Barcelona memberi pandangan pertama yang tepat pada mobil Formula 1 2022, tim F1 melakukan beberapa uji coba dengan menggunakan perangkat tambahan pembantu sebagai analisis data aerodinamika. Tidak diragukan lagi para insinyur dan desainer tim saling mengintip desain aerodinamika apa yang telah dihasilkan oleh para pesaing di bawah peraturan teknis baru.

Rata-rata tim melakukan ubahan cerdik di bagian sidepod, ini menjadi cara masing-masing tim untuk memaksimalkan efektivitas terowongan venturi bagian bawah bodi juga bervariasi. Area yang paling terlihat dari diferensiasi ini adalah pada kontur dan detail tepi luar lantai yang sangat berbeda.

Meskipun mempercepat aliran udara di atas lantai itu, di sisi sidepods (melalui bagian botol coke) sangat penting dalam memaksimalkan efektivitas terowongan di bawahnya, kontur tepi lantai adalah tentang memanipulasi aliran udara lakukan di bawah.

Baca juga: Karena Perubahan Regulasi, Menjaga Formula 1 Tetap Kompetiti

Mercedes-AMG Petronas memiliki desain sidepod lebih ramping

Kepala teknis Mercedes Mike Elliott telah menunjuk W13 sebagai penantang RB18 (Red Bull Racing), khususnya sidepod sebagai sumber yang menarik bagi tim aerodinamika tim berjulukan Silver Arrows.

Elliott juga menjelaskan mengapa tim memiliki desain sidepod yang berbeda, dengan profil sidepod Mercedes-AMG Petronas W13 tampak jauh lebih ramping daripada rival mereka. Alasannya didorong oleh aturan teknis baru yang sedang berkembang untuk 2022.

Sementara Red Bull Racing RB18 memiliki saluran masuk udara yang panjang, meskipun saluran masuk radiator model persegi panjang itu sendiri mirip dengan yang terlihat pada W13 dan Aston Martin, bodywork di sekitarnya cukup berbeda, dengan perpanjangan 'tray' yang memisahkan saluran masuk udara untuk tujuan pendinginan dari saluran masuk di sekitar undercut sidepod.

Di atas undercut tersebut terdapat sidepod dengan bagian atas yang relatif datar kemudian diturunkan di bagian belakang untuk mempercepat aliran udara di antara ban belakang. Ada kesamaan dengan bagaimana sidepod AlphaTauri dibentuk dan dengan bagaimana saluran pendingin harus memisahkan diri secara internal dari pembentukan eksternal untuk keluar di sekitar outlet knalpot di belakang.

Karya Adrian Newey selaku Kepala Staf Teknis Red Bull Racing, memiliki andil dalam pengembangan RB18. Desain aneh dengan tujuan tertentu menjadi pekerjaan Newey, ia pasti memiliki tujuan tersendiri dengan desainnya.

Baca juga: Porpoising Istilah Masalah Baru Mobil F1

Desain sidepod RB18 mengundang penasaran tim lain

Jika mengupas desain RB18 dan W13, tentu membutuhkan tulisan yang lebih panjang lagi. Kita bahas saja inti desain yang mecolok pada masing-masing mobil tim F1.