Carlos Sainz Harapkan Respon Marshal Lebih Cepat

Carlos Sainz Harapkan Respon Marshal Lebih Cepat Dok : F1

KabarOto.com – Pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz memang mengalami nasib buruk di Grand Prix Austria. Perjalanannya harus berhenti saat ia menempati posisi ketiga, karena mesin F1-75 terbakar memasuki lap 57 dan ia merupakan pemenang lap tercepatan pada saat itu.

Sebelum menepi, Sainz mengalami dua ledakkan kecil sebelum akhirnya benar-benar terbakar. Namun saat itu kondisi cukup menegangkan karena saat api mulai membesar, bersamaan mobil Sainz berjalan mundur.

Terlihat salah satu marshal malah menaruh APAR di tengah jalan, dan berlari kembali.

Pembalap Spanyol pun menyayangkan respon marshal sedikit terlambat. KabarOto juga sempat melihat melalui tayangan daring, ada marshal yang membawa alat pemadam api (APAR) tapi tidak langsung bertindak dan malah berlari kembali. Sementara marshal kedua baru membawa penghambat mobil dan menyemprotkan pemadam.

Baca juga: Pole Position Di F1 Austria, Charles Leclerc Salip Sergio Perez

“Saya mencoba melompat keluar, tapi melihat mobil berjalan mundur, dan saya tidak ingin membiarkan mobil lepas kendali berguling ke belakang sambil melompat keluar. Saya memanggil marshal untuk datang dan membantu saya, meletakkan sesuatu di ban untuk menghentikan mobil menggelinding, tetapi saya pikir seluruh prosesnya agak lambat,” jelas Sainz kondisi saat itu.

Sainz juga menyerukan FIA untuk mempercepat respon dari para marshal dalam menanggapi insiden kedepannya. "Ya, itu pasti sesuatu yang ingin kami lihat. Apa yang bisa dilakukan sedikit lebih cepat, karena itu bukan situasi yang mudah,” paparnya.

Baca Juga : Berapa Rekor Kecepatan Mobil Formula 1?

Lambatnya respon dari corner marshals mengundang kritik dari para pengamat, terutama dari anggota paddock IndyCar yang tim keselamatan AMR-nya dikenal sangat cepat tiba di lokasi kejadian.

Pembalap Indycar Penske Team, Scott McLaughlin, pun menyindir melalui twitter-nya dengan membandingkan tim keselamatan Indycar yang terkenal cepat dan kejadian itu.

“Gila berapa lama waktu yang dibutuhkan orang untuk membantu Carlos Sainz di sana, terima kasih kepada tim keselamatan IndyCar,” ujarnya.