Hayden Paddon Comeback Ke WRC 2022

Hayden Paddon Comeback ke WRC 2022 Hayden Paddon. Sumber Foto : WRC & pihak tim

KabarOto.com – Hayden Paddon akhirnya kembali ke Kejuaraan Dunia Reli (WRC) meski harus turun kelas ke Rally2 bersama tim Hyundai Selandia Baru.

Pereli 34 tahun itu sudah turun ke ajang WRC sejak 2007 silam, namun tidak berlaga secara reguler. Pada 2014, ia direkrut sebagai pereli tim pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Prestasi terbaik yang diraihnya adalah sebagai pemenang Reli Argentina 2016. Ia juga naik podium di Italia dan Swedia pada 2015, lalu Polandia (2016), Australia (2017), serta Turki dan Australia (2018).

Baca Juga : Toyota GR Yaris Rally1 Tercepat Di Reli Swedia 2022, Akio Toyoda Beri Selamat
Hyundai i20 N Rally2 milik Paddon

Pada 2019, pereli asal Selandia Baru itu hijrah ke M-Sport dan mengemudikan WRC2 Fiesta dalam seri Reli Wales. Setelah itu, ia keluar dari ajang bergengsi tersebut dan turun di level domestik.

Usai empat tahun, Paddon kembali bersama Hyundai Selandia Baru dan akan membawa i20 N Rally2 bersama John Kennard selaku navigator. Untuk tahun ini, Paddon hanya akan bertarung di beberapa balapan WRC2, nantinya ia akan tampil penuh di musim 2023 mendatang.

Dirinya akan hadir di beberapa ajang seeprti Reli Estonia (14-17 Juli), Reli Finlandira (4-7 Agustus), dan seri Selandia Baru (30 September – 2 Oktober). Tentu, dirinya sangat bangga dengan membawa tim asalnya ke kancah internasional.

Baca Juga : WRC Swedia 2022: 2 Pereli Toyota Kuasai Podium
Line-up mobil lainnya milik tim Hyundai Selandia Baru

“Kami senang bekerja sama dengan Hyundai Selandia Baru saat memulai balapan WRC2 untuk dua tahun, dengan Hyundai i20 N Rally2 terbaru. Tahun ini, kami merencanakan kampanye yang memungkinkan untuk meningkatkan kecepatan, dan pengembangan mobil dan tim sebelum memasuki musim 2023.

Sejak pindah tim pada 2018 lalu, Paddon tetap menjaga relasi dengan pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Hyundai Selandia Baru tetap memberikan dukungan kepada Paddon Rallysport untuk proyek dalam negeri. Kolaborasi mereka termasuk pengembangan mobil listrik untuk reli dan Hyundai Kona.