Hyundai Ioniq Electric, Termurah Untuk Mobil Listrik Di Indonesia

Hyundai Ioniq Electric, Termurah untuk Mobil Listrik di Indonesia

KabarOto.com - Hyundai Ioniq Electric yang dihadirkan PT Hyundai Mobil Indonesia, Kamis (23/1), terbilang mengejutkan dengan banderol mobil listrik hanya di angka Rp 569 juta (off the road).

Tentunya Ioniq Electric menjadi yang termurah, berbanding mobil listrik lain yang dijual resmi di bawah bendera Agen Pemegang Merek (APM). "Hyundai adalah yang pertama kali memasarkan mobil listrik secara resmi, dengan harga Rp 569 juta (off the road)," ujar Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director Hyundai Mobil Indonesia, saat berbincang dengan KabarOto, (23/1).

Baca juga: Tahun Depan, Pelanggan GrabCar di Indonesia Bakal Dilayani Hyundai Ioniq Electric

Dirinya menyatakan bahwa kehadiran Ioniq Electric ini sebagai pernyataan Hyundai sangat siap untuk penerapan kendaraan listrik di Indonesia. "Tentunya tahap pertama ini masyarakat bisa tahu lebih awal, bisa mencoba mobil ini dan mengetahui lebih jauh mengenai teknologi dan lain sebagainya terhadap Ioniq Electric. Dengan satu harapan, apabila nanti pada bulan 10 tahun 2021 Peraturan Pemerintah tentang mobil listrik ini berlaku, maka konsumen di Indonesia sudah well educated terhadap mobil ini."

Dirinya pun membandingkan bila konsumen memakai mobil listrik akan banyak untungnya. "Kita melihat mesin bakar atau mesin diesel yang disebut ICE, banyak menggunakan komponen-komponen, baik itu komponen mekanis termasuk oli dan lain sebagainya. Bila kita melihat mobil listrik ini praktis mesin-mesin yang bersifat komponen mekanis sangat minim sekali. Bisa dibilang perawatan mobil listrik ini jauh lebih sederhana berbanding mobil konvensional lainnya."



Sebagai ilustrasi, untuk mencapai kapasitas baterai Ioniq Electric ini hanya membutuhkan waktu sekitar 55 menit untuk mengisi daya hingga 80% memakai fast charging station. Sekitar Rp 85 ribu untuk biaya pengisiannya. Jarak tempuh baterai ini bisa menempuh 300 - 320 km.

Baca juga: Hyundai Santa Cruz Siap Masuk Jalur Produksi

Bila dibandingkan dengan penggunaan bensin andai rata-rata 1 liter bensin untuk 10 km, dibutuhkan bensin 30-32 liter. Biaya membeli bahan bakar mencapai Rp 300 ribu. Dengan kata lain, penggunaan baterai listrik ini biayanya 1 banding 3.

Perihal spesifikasi Ioniq Electric andalkan baterai lithium ion polymer berkapasitas 38,3 kWh. Baterai yang telah disempurnakan kapasitasnya tersebut mampu menempuh jarak hingga 373 km.

Motor listrik yang dipakan bisa menghadirkan tenaga 136 dk dan torsinya 295 Nm. Ioniq ini bisa juga diisi baterainya di rumah, karena sudah disiapkan charger on-board berkekuatan 7,2 kWh.