Ini Langkah Singkat Bikin Rem Mobil Lebih Awet

Ini Langkah Singkat Bikin Rem Mobil Lebih Awet Piranti rem berfungsi untuk membantu deselerasi kendaraan agar berhenti lebih cepat. Nah, kalau rem tak berfungsi dengan baik, bisa dibayangkan bahaya yang menghadang sampai kecelakaan fatal. (Foto: K

KabarOto.com - Piranti rem berfungsi untuk membantu deselerasi kendaraan agar berhenti lebih cepat. Nah, kalau rem tak berfungsi dengan baik, bisa dibayangkan bahaya yang menghadang sampai kecelakaan fatal. Berikut ada tips singkat dari bengkel kaki-kaki Bandar Per di bilangan Cikokol, Tangerang agar piranti itu jadi lebih awet.

1. Bantu Dengan Engine Brake

Menurut Herry Liu, pemilik bengkel Bandar Per, menggunakan engine brake menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi kecepatan mobil tanpa melibatkan sistem pengereman. Pada mobil bertransmisi manual hal ini dilakukan dengan menurunkan perseneling ke gigi yang lebih rendah selain menginjak pedal rem.

Sementara untuk mobil bertransmisi otomatis dapat dilakukan dengan mengangkat gas secara perlahan dan memindahkan tuas perseneling ke gigi rendah secara bertahap.

"Cara ini dilakukan untuk menghindari pemakaian rem secara terus menerus agar tidak cepat panas. Soalnya, jika rem sudah panas akibat friksi, maka komponen yang satu ini tidak akan bisa berfungsi optimal dan bisa membuat celaka," katanya.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Segera Cek Karet-karet Mobil Anda!

2. Penggunaan Dengan Benar

Pada dasarnya, ada dua jenis pengereman yaitu yang bertahap dan menyentak atau agresif. Biasanya, penggunaan secara bertahap dilakukan dalam penggunaan sehari-hari.

Sementara menurut Herry, mengerem dengan cara menyentak atau agresif hanya diperuntukkan dalam kegiatan balap. "Pada pemula, penggunaan rem menyentak sering dilakukan. Hal ini biasanya terjadi karena kaget atau belum lihai mengendalikan laju mobil," bebernya.

"Memang perlu dilatih untuk menginjak rem dengan benar dengan menggunakan ujung kaki dan menginjaknya secara perlahan. Dengan begitu mobil akan melambat dengan lembut dan kinerja rem juga tak cepat rusak," imbuh pria berkacamata itu.

3. Periksa Dengan Rutin

Herry bilang, untuk penggantian kanvas rem mobil bertransmisi otomatis umumnya dilakukan satu kali dalam setahun atau saat mencapai 20.000 km. Sementara untuk mobil bertransmisi manual biasanya dilakukan setiap dua tahun sekali atau saat mencapai 40.000 km.

"Namun wajib untuk mengecek brake pad per 10.000 kilometer untuk melihat kondisi dan kebersihan dalamnya. Bawalah ke bengkel profesional atau resmi untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Karena seperti tanah, debu, dan kotoran lainnya yang menempel dapat menimbulkan goresan pada bagian piringan atau brake pad itu sendiri. Hal ini nantinya akan membuat sistem pengereman tidak berjalan dengan baik dan maksimal," tutup Herry.