Investasi Tesla Di Indonesia Untuk Bangun Pabrik Baterai

Investasi Tesla di Indonesia untuk Bangun Pabrik Baterai Bos Tesla sudah bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan, membahas potensi nikel di Indonesia (Foto: Unsplash)

KabarOto.com - Wacana pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat yakni Tesla, untuk berinvestasi di Indonesia semakin terungkap. Pemerintah Indonesia sudah bertemu dengan pihak Tesla dan membahas tentang kerjasama kedua pihak.

Pertemuan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan CEO Tesla Inc. yakni Elon Musk. Meski belum menemukan kata sepakat, namun yang jelas industri otomotif bakal diramaikan dengan gebrakan yang dilakukan Pemerintah dan Tesla.

Baca juga: BMW Sebut Dominasi Tesla Di Mobil Listrik Segera Berakhir

Pertemuan keduanya, terlihat di Instagram Luhut Pandjaitan (26/04). Dalam postingan, ia menjelaskan, alasan Elon Musk tertarik pada kerja sama ini.

Luhut Panjaitan bertemu Elon Musk (Foto: Instagram Anindya Bakrie)

Luhut Pandjaitan menjelaskan, ketertarikan Tesla karena dia memaparkan potensi besar industri nikel di Indonesia. Ide tersebut mengubah persepsi Elon Musk, jika berinvestasi di Indonesia akan sangat menjanjikan. Negara ini bisa menjadi penyuplai bahan baku kebutuhan baterai mobil listrik untuk Tesla.

“Saya berharap ini bukanlah pertemuan kami yang terakhir. Ke depan akan ada pembahasan terkait progres perkembangan industri nikel di Indonesia yang berteknologi tinggi. Sehingga dapat membawa Indonesia masuk kepada rantai pasok global industri kendaraan listrik," ungkap Luhut Pandjaitan.

Baca juga: Setelah Berhenti Karena Lockdown, Pabrik Tesla Di Tiongkok Kembali Beroperasi

Tesla sendiri, berinvestasi di Indonesia bukan untuk membangun pabrik perakitan, melainkan untuk membangun infrastruktur baterai. Sementara pabrik, mereka memutuskan membangun di India, tepatnya di kawasan Bengaluru. India, yang dikenal sebagai pusat pengembangan kendaraan listrik.