BMW Sebut Dominasi Tesla Di Mobil Listrik Segera Berakhir

BMW Sebut Dominasi Tesla di Mobil Listrik Segera Berakhir Mobil listrik BMW i4 (Foto: BMW)

KabarOto.com - Persaingan di segmen mobil listrik semakin ketat. Bahkan, BMW mengatakan dominasi Tesla di segmen kendaraan ramah lingkungan ini akan segera berakhir.

Pabrikan asal Jerman sangat serius untuk bisa bersaing di segmen mobil listrik. BMW cukup percaya diri dapat mengalahkan penjualan Tesla di Amerika Serikat.

BMW sendiri menargetkan penjualan mobil listrik sebanyak 200.000 unit, naik dua kali lipat dibandingkan penjualan tahun lalu. Langkah ini merupakan jalan bagi BMW untuk menjual mobil listrik sepenuhnya pada tahun 2030.

Baca Juga : Butuh Rp18 Miliar Untuk Bangun Diler Pertama BMW Pekanbaru

BMW iX

BMW Group Sales Chief, Pieter Nota mengatakan bahwa BMW akan fokus pada peningkatan kendaraan listrik secara cepat dan kuat.

"Mungkin Tesla memiliki ciri khas tersendiri dalam penjualan, namun hal itu akan berakhir," ujarnya.

Menurut Nota, konsumen mobil listrik di masa depan akan didominasi oleh para pemula. Di mana, mereka baru mengganti mobil bermesin bensin ke motor listrik.

Untuk bisa bersaing di segmen ini, BMW telah menghadirkan kendaraan listrik seperti BMW i4 dan iX, serta sedan listrik terbaru BMW i7 yang segera diluncurkan.

Baca Juga : BMW X7 2023 Resmi Meluncur, Andalkan Mesin Baru

BMW i7 yang akan segera diluncurkan
Sebagai informasi, hingga tahun 2021, Tesla menjual mobil listrik sebanyak 907.000 unit. Dari data yang dihimpun Jato Dynamics, Tesla menyumbang 21% penjualan mobil listrik global tahun lalu.

Kemudian ada Volkswagen Group yang menjual mobil listrik sebanyak 480.000 unit, SAIC-GM-Wuling sebanyak 424.000 unit, BYD 292.000 unit, dan Hyundai-Kia sebanyak 227.000 unit.

BMW Group sendiri berada di urutan kesembilan dengan total 108.000 unit. Masih kalah dibandingkan dengan Stellantis yang menjual mobil listrik sebanyak 180.300 unit, Great Wall sebesar 136.000 unit, dan Renault Group 130.200 unit.