Isuzu Belum Bisa Putuskan Nasib Panther Di Indonesia

Isuzu Belum Bisa Putuskan Nasib Panther di Indonesia Isuzu Panther (Istimewa)

KabarOto.com - Segmen multi purpose vehicle (MPV) di Indonesia hingga saat ini masih memiliki pasar yang baik dan terus bertumbuh setiap tahunnya. Namun sayang, di tengah persaingan yang kini semakin ketat dengan hadirnya beragam produk-produk yang masuk Indonesia, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) selaku APM Isuzu di tanah air tak kunjung melakukan penyegaran bagi MPV mereka, yakni Panther.

Terlebih belakangan pemerintah pun berencana untuk menerapkan standar regulasi emisi Euro 4 di tahun ini. Di mana Isuzu masih mengandalkan mesin 4JA1 pada Panther yang belum memenuhi standar emisi tersebut. Alhasil hal tersebut mendorong pihak pabrikan untuk segera mengambil langkah cepat untuk produk mereka yang telah melegenda tersebut.

Baca juga: Isuzu: Kami Siap Hadapi Regulasi Standar Emisi Euro 4, Asal...

Harry Kamora, COO PT IAMI mengatakan, untuk melahirkan mobil berjuluk rajanya diesel tersebut dikatakan membutuhkan proses yang cukup panjang. Hingga saat ini pihaknya masih tak kunjung memberikan kepastian terkait generasi terbaru dari Isuzu Panther.

"Untuk menghadirkan produk baru itu hingga saat ini kita masih mempelajari. Ada beberapa faktor yang harus dilakukan yang membuat Isuzu Panther belum bisa dihadirkan di Indonesia. Karena jika Panther memang harus masuk ke Indonesia, kemungkinan itu kita akan impor dari Jepang," ujarnya.

Isuzu Panther

Lebih lanjut Kamora pun menambahkan, "Jika nanti kita masukkan, harusnya produk ini harus sesuai dengan pasar di Indonesia, mulai dari dimensi, kegunaan dan juga harga yang tentunya harus disesuaikan," paparnya.

Fakta terbaru yang redaksi KabarOto rangkum, mesin konvensional 4JA1 milik Panther ternyata tak dapat dibekali dengan teknologi commonrail sehingga perlu mesin yang teknologinya lebih canggih untuk dapat memenuhi standar Euro 4.

"Jika berbicara mengenai teknologi sebenernya kita sudah siap. Secara umum mesin Isuzu pertama kali yang commonrail dan sudah bisa dipastikan dapat memenuhi Euro 4," papar Kamora.

Saat dikonfirmasi lebih jauh, sayangnya pihak Isuzu masih enggan memberikan konfirmasi soal penggunaan mesin 4JK1-TC Hi Power yang tersemat pada mu-X untuk Panther generasi terbaru.