Isuzu Sukses Di Komersial, Tapi Keok Di Kendaraan Penumpang

Isuzu Sukses di Komersial, Tapi Keok di Kendaraan Penumpang Isuzu Elf (Deni/KO)

KabarOto.com - Sepanjang tahun 2018 lalu, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) meraih pertumbuhan penjualan sebesar 26,9 persen, jika dibandingkan tahun sebelumnya dengan torehan sebesar 25.286 unit. Sementara di 2017, penjualan Isuzu berada di angka 20.502 unit.

Penjualan Isuzu di 2018 lalu ditopang oleh pertumbuhan yang dialami oleh Isuzu ELF dengan penjualan sebesar 14.966 unit.

Attias Asril, GM Marketing Division menjelaskan, "Penjualan Elf tumbuh 18,6 persen dibanding penjualan periode tahun sebelumnya sebesar 12.620 unit," ujarnya di sela-sela peluncuran Isuzu GIGA terbaru di Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Baca juga: Isuzu Bukukan 2.200 Prospek Customer Di GIIAS 2018

Ia pun memamaparkan, "Market kendaraan komersial di Indonesia naik 6,6% di tahun 2018, dengan Isuzu meraih total growth 23,3 persen, dengan Elf memimpin penjualam keseluruhan. Di 2018, di awal Maret ada GICONMVEC di mana kita launch Isuzu Giga baru sebagai persiapan kita hadapi Euro 4," bebernya.

Selain Elf, penjualan Isuzu pun turut didominasi oleh Isuzu GIGA yang mengalami pertumbuhan penjualan hingga 29,1%, dengan penjualan dari 3.263 unit di 2017 menjadi 4.212 unit di 2018.

Sepanjang tahun 2018 lalu, Isuzu pun diketahui meluncurkan sejumlah produk terbaru mereka, mulai dari New GIGA, Traga, dan Elf NMR 81 Common Rail.

Perjalanan Isuzu di segmen komersial pun tak berbanding lurus dengan penjualan di segmen kendaraan penumpang. Di mana produk MPV andalan mereka yakni Panther justru mengalami penurunan penjualan hingga 17,2 persen atau hanya sebesar 950 unit, sementara di 2017 mampu terjual sebanyak 1.147 unit.

Sementara Isuzu D-Max turut mengalami penurunan dengan penjualan sebanyak 528 unit saja, dari 1.291 unit di 2017 lalu. Beruntung mu-X berhasil meraih pertumbuhan penjualan sebesar 3,5 persen dari 712 unit di 2017 menjadi 737 unit di 2018.

Di sektor bus besar penjualan produk Isuzu pun turut merosot dari 7 unit di tahun 2017 dan hanya terjual 4 unit pada 2018 lalu.

Meski begitu, Attias meyakini di tahun 2019 ini Isuzu menargetkan mampu meraih penjualan sebesar 30.170 unit. "Kami melihat Elf masih akan berkontribusi besar bagi penjualan Isuzu di Indonesia, kami targetkan 17.200 unit atau naik 15% dari pencapaian 2018. Sementara untuk Panther target akan kami kurangi dari 2.078 unit menjadi 1.700 unit atau turun 18 persen.

Baca juga: Isuzu: Kami Siap Hadapi Regulasi Standar Emisi Euro 4, Asal...

Dari target ini, Isuzu Elf tetap mendapatkan porsi tertinggi dengan target 17.200 atau naik 15 persen dari pencapaian 2018. Isuzu Panther targetnyanakan dikurangi dari 2.078 (2018) menjadi 1.700 unit atau turun 18 persen.

Target yang dicanangkan tersebut dianggap cukup realistis mengingat beberapa indikator mulai dari regulasi otomotif seperti Euro 4, standar emisi, over dimension over load policy, dan pembatasan usia kendaraan, infrastruktur, demografi, hingga digital technology.