Kemenangan Sergio Perez, Bukti Kesiapan Pengembangan Red Bull Racing

Kemenangan Sergio Perez, Bukti Kesiapan Pengembangan Red Bull Racing Foto: Formula 1 dan ExxonMobil

KabarOto.com - Kemenangan Sergio Perez di Sirkuit Marina Bay, Singapura, menjadi pembuktian pengembangan yang dilakukan Red Bull Racing cukup signifikan. Apalagi tim yang bermarkas di Milton Keynes, Inggris, tengah bersiap juga untuk mempersiapkan unit daya sendiri.

Red Bull Racing sedang bekerja keras mempersiapkan unit daya mereka sendiri untuk perubahan regulasi mesin Formula 1 berikutnya, akan mulai berlaku pada tahun 2026 dengan Direktur Teknis tim, Pierre Wache, menguraikan tugas penting yang ada di depan.

Red Bull Powertrains (RBPT) dibentuk tahun lalu untuk menjalankan unit daya Honda sebelum menjadi pabrikan sendiri mulai musim 2026. Operasi F1 yang berbasis di Milton Keynes dalam menampung divisi sasis dan mesin di satu tempat.

Baca juga: Arti Warna Bendera Di Balap Formula 1

Red Bull Racing bersiap produksi mesin sendiri

Di tengah tonggak sejarah seperti tes dyno RBPT pertama, Wache menjelaskan bahwa Red Bull menghadapi kurva pembelajaran "sangat dalam" untuk tiba di sirkuit dengan unit daya yang mampu menantang pabrikan Mercedes, Ferrari dan Renault saat ini. Tetapi dia memiliki keyakinan bahwa mereka pada akhirnya akan menyelesaikan pekerjaan.

“Dari apa yang saya lihat itu di luar area saya, jujur dengan Anda, konsentrasi saya saat ini lebih pada kejuaraan saat ini jelas merupakan tantangan besar, terlebih lagi ketika Anda memulai dari awal seperti yang mereka lakukan,” kata Wache.

Performa mesin Honda di Red Bull Racing, ditunjang oleh kinerja pelumas mesin Mobil 1. Sanggup memberikan kinerja maksimal pada saat mesin bekerja berat di lintasan sirkuit, juga menjaga temperatur mesin terjaga dengan baik.

“Semoga saja di F1 Jepang Max Verstappen bisa menang dan mempersembahkan gelar Juara Dunia F1 2022. Agar masyarakat Indonesia tahu, pelumas yang digunakan oleh Tim Red Bull Racing F1 juga tersedia di pasar Indonesia seperti rangkaian produk pelumas Mobil 1 dan Mobil Super yang tersedia di bengkel-bengkel kesayangan Anda,” jelas Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI).

Seperti yang kita tahu, pada hari Minggu kemarin (02/10), Sergio Perez, berhasil memetik kemenangan di Singapura. Start strategis dari posisi dua di kondisi lintasan basah dimanfaatkan dengan baik oleh Perez untuk menyalip Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) di tikungan pertama. Sementara Max Verstappen yang diprediksikan bakal memetik titel Juara Dunia F1 2022 di seri ini harus tertunda dahulu akibat peroleh poin yang kurang maksimal.

Baca juga: FIA Resmikan Jadwal F1 2023, Ada 24 Seri!

Performa mesin bantu Sergio Perez jadi juara di Singapura

"Apa yang dilakukan Sergio Perez memang sesuai keinginannya untuk bisa menang di F1 Singapura, setelah melihat melihat hasil beberapa seri yang kurang memuaskan. Max Verstappen sudah berusaha menunjukkan performanya, tapi ini adalah kemenangan lain yang tertunda, pastinya dia akan lebih fokus untuk hadapi F1 Jepang dan petik titel Juara Dunia F1 2022 di sana," tambah Sri Adinegara.

Regulasi f1 musim 2022 ini menampilkan kembalinya konsep aerodinamis 'ground effect', bodywork yang dirombak, dan ban Pirelli yang lebih besar. Aturan baru ini dihadirkan dengan tujuan memudahkan mobil untuk saling mengikuti dan karenanya meningkatkan peluang menyalip.

Meskipun ada banyak aksi dan drama di seluruh lapangan, Red Bull Racing menunjukan supermasinya denyan 12 kemenangan, sementara Scuderia Ferrari mengambil 4 kemenangan. Keduanya menjadi satu-satunya tim yang meraih kemenangan di 16 balapan pertama era terbaru F1.