Lexus Andalkan Model SUV Untuk Rencana Mobil Listrik Masa Depan

Lexus Andalkan Model SUV untuk Rencana Mobil Listrik Masa Depan Konsep SUV listrik (Foto: Lexus)

KabarOto.com - Lexus mengumumkan rencananya terkait model mobil listriknya di masa depan. Di mana, merek mobil mewah Toyota ini memiliki rencana berbeda dibandingkan pabrikan mobil lain.

Rencana mobil lstrik Lexus ini akan banyak menghadirkan model SUV. Lexus UX jadi varian mobil listrik pertama dari pabrikan, diikuti oleh RZ 450e yang baru-baru terungkap menggunakan platform dari Toyota e-TNGA.

Spiros Fotinos, Direktur Lexus Eropa dan Perencanaan EV mengatakan bahwa, "Kami jelas sedang mengerjakan tipe bodi alternatif yang menawarkan tidak hanya jangkauan kendaraan yang lebih luas tetapi juga memenuhi ambisi pertumbuhan yang kami miliki untuk pasar Eropa,"

Baca Juga : Lexus UX 250h 2023 Hadir Dengan Fitur Keselamatan Terbaru

Konsep mobil listrik Lexus

Fotinos juga merujuk pada beragam mobil konsep yang terungkap pada Desember 2021, dan memperlihatkan sedan empat pintu, crossover lima pintu, dan convertible dua pintu. Selain itu, ada juga supercar bertenaga listrik yang dijuluki sebagai penerus LFA, dan SUV besar.

Berbicara tentang arsitektur e-TNGA yang bersumber dari Toyota akan mendukung banyak model yang disebutkan di atas. Fotinos menyebutnya sebagai titik awal yang bagus, tetapi ia juga mengungkapkan bahwa Lexus secara aktif mencari peluang lain.

Baca Juga : SUV Listrik Perdana Lexus RZ 450e Berteknologi Canggih

Lexus RZ 450e

Memang benar bahwa terlepas dari skalabilitas e-TNGA, Lexus membutuhkan arsitektur lain untuk model performa tinggi seperti supercar atau model premium yang lebih besar seperti sedan dan SUV andalan masa depan untuk bersaing dengan rival seperti BMW dan Mercedes-Benz. Ini dapat dicapai dengan kolaborasi masa depan dengan pembuat mobil lain, membantu mengurangi biaya pengembangan dan tetap kompetitif.

Lexus telah berencana untuk menjadi merek khusus BEV di Eropa, Amerika Utara, dan Tiongkok pada tahun 2030, dan secara global pada tahun 2035.