Menjelang MotoGP 2021, Pol Espargaro Mendapatkan Tekanan

Menjelang MotoGP 2021, Pol Espargaro Mendapatkan Tekanan Sumber Foto : Repsol Honda

KabarOto.com – Pol Espargaro sedang bersiap-siap menjalani musim debutnya bersama tim Repsol Honda menghadapi MotoGP 2021.

Dalam beberapa hari ke depan Pol Espargaro harus sudah tiba di Qatar untuk melakukan tes. Sebelum menjalani tes Qatar, Pol Espargaro mengaku ada tekanan untuk mempelajari cara mengendarai Honda RC213V karena tidak ada Marc Marquez sebagai refrensi.

Baca juga: Tim Repsol Honda Siap Hadapi Musim 2021

Honda RC213V milik Pol Espargaro

Sebelum ajang pembuka dimulai, adik dari Aleix Espargaro ini hanya memiliki waktu lima hari untuk mengenal RC213V. Sebelumnya, dirinya memiliki dua hari tes di Jerez, Spanyol pada November tahun lalu. Sayangnya, tes akhir musim tersebut dibatalkan akibat pandemik Covid-19. Selain itu, tes pramusim MotoGP Sepang 2021 juga dibatalkan lantaran pemerintah Malaysia melakukan pembatasan perjalanan luar negeri.

“Saya perlu mengatur situasi itu. Di KTM, saya terkadang melakukannya. Tapi saya perlu belajar lebih banyak lagi bagaimana melakukan itu, dan tekanannya akan tinggi tanpa Marc. Masih rumit, karena saya belum pernah mencoba motor itu, padahal itu yang paling penting bagi saya. Tapi semua akan menjadi nyata dalam beberapa hari di Qatar. Semua akan lebih jelas,” ungkap Pol Espargaro.

Pol membutuhkan Marquez untuk mempelajari RC213V

Baca Juga : Ini Target Valentino Rossi Di MotoGP Bersama Petronas Yamaha SRT

Saat tes Qatar nanti Pol Espargaro tentu tidak sendirian, Honda akan menurunkan tes rider Stefan Bradl beserta duo LCR Takaaki Nakagami dan Alex Marquez. Walaupun begitu, pembalap asal Spanyol tersebut tetap membutuhkan Marquez karena menurutnya untuk meningkatkan kemampuan RC213V adalah belajar dari pembalap terbaik di dunia

“Mereka (Nakagami dan Alex) adalah pembalap yang sangat kencang bersama dengan Bradl yang telah menempuh banyak lap pada pramusim dan mereka akan menjalani tes Qatar. Jadi, yang pasti saya akan belajar banyak dari mereka. Tetapi, Saya juga membutuhkan Marc karena dia nomor satu dalam tim dan dia yang tercepat. Saya sangat ingin belajar darinya,” tutup Pol Espargaro.