Modifikasi Ala Mahasiswa, Mazda 2 Skyactiv Warna Nyentrik Dan Bisa Pop And Bang!

Modifikasi Ala Mahasiswa, Mazda 2 Skyactiv Warna Nyentrik dan Bisa Pop And Bang! Foto : Deddy / Rizky KabarOto

KabarOto.com – Sudah bukan rahasia kalau city car menjadi mobil pilihan paling utama kawula muda. Desain yang sporty, ukuran kompak, dan asyik dimodifikasi menggambarkan jati diri sang pemilik. Begitulah kira-kira latar belakang Jason Benedikto memilih sebuah Mazda 2 Skyactiv lansiran 2019 untuk project car-nya.

Paling memikat mata tentu warna birunya yang tidak biasa kita temui pada Mazda 2 di jalan. Ini bukan cat asli, melainkan full wrapping stiker menggunakan bahan Oracal dengan kode warna Light Blue, demi menggantikan warna asli Jet Black-nya.

Selain itu Jason juga memberikan beberapa sentuhan pemanis body kit, di antaranya di bagian lips depan, lalu side skirt, diffuser belakang disediakan untuk output dual muffler, dan juga add on ducktail custom.

Baca Juga : Punya Honda HR-V Facelift? Bikin Keren Pakai Kit Mugen Power

Lanjut ke sektor kaki-kaki, dipilih pelek model SSR Type C ukuran 16 inci, dengan lebar 7 dan offset 35. Dibalut ban semi slick lansiran GT Radial Champiro SX2 ukuran 205/50R16. Urusan suspensi dipercayakan pada Tein S-Tech karena dirasa pendeknya pas dan masih nyaman saat dipakai harian.

“Per pakai Tein karena karakternya lebih keras, dan plug and play jadi gak perlu potong-potong per lagi. Karena karakter cepernya sudah pas, kalau dibandingkan dengan standar itu beda sekitar 5-7 cm,” jelas pria berkacamata itu.

Baca Juga : Meluncur Di Thailand, Suzuki Swift Facelift Fokus Ubahan Tampang

Beralih ke ruang mesin, ada strutbar Ultra Racing agar lebih asyik ketika bermanuver. Lalu sedikit pemanis seperti tie battery dari Password JDM. Supaya performa meningkat, exhaust system diganti free flow dengan kombinasi header 4-2-1, lalu resonator IronCraft Full Absorb, serta dual exit exhaust custom.

Lalu filter udara diganti replacement Simota dan Remap ECU oleh Elika Performance. Hasilnya, Mazda 2 ini mampu menembus angka 135 dk dan bonus pop and bang ala mobil balap turing.

Mengintip kabinnya, tidak banyak ubahan, kok. Misalnya saja di balik setir terdapat paddle shift extender merah dari Savanini, lalu untuk menampilkan segala keterangan dari kinerja mobil maka disematkan multigauge dari Autool.

Oh iya, sistem audio turut disempurnakan oleh mahasiswa yang baru lulus ini. Dibuat sistem 2 way, racikannya menggunakan processor merek Codia, lalu wideband dipilih lansiran Monserra, serta Midbass-nya Avexis menghasilkan lantunan irama lebih dinamis dan jernih. Tidak lupa agar kabin semakin kedap, disematkanlah peredam Vizel di kedua pintu depan.

Lalu berapa kira-kira bujetnya, pemilik akun Instagram @jetm2s ini menegaskan, "Sampai saat ini kalau dihitung, kurang lebih total Rp 43 jutaan. Modifikasi yang dilakukan juga bertahap, sehingga dinikmati prosesnya," ujar pemuda yang juga hobi fotografi mobil tersebut.