Sergio Perez Podium, Max Verstappen Tersendat Akibat Potongan Karbon

Sergio Perez Podium, Max Verstappen Tersendat Akibat Potongan Karbon Foto: Formula 1 & ExxonMobil

KabarOto.com - Balapan Formula 1 seri ke 10 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, membuat kecewa Max Verstappen (Red Bull Racing), awal lomba ia memimpin namun harus tercecer dan menempati posisi 7 gegara masalah di mobil. Sementara rekan satu timnya, Sergio Perez berhasil menduduki podium kedua.

Max Verstappen terlihat dalam kondisi prima untuk melanjutkan performa bagusnya, lima kemenangan dalam enam balapan dan dari 10 seri yang sudah berlangsung musim ini. Ia menggunakan ban kompon lunak dengan sempurna untuk memimpun lomba, setelah menyalip Carlos Sainz (Scuderia Ferrari) di awal lomba, namun lomba harus kembali memulai start setelah Zhou Guanyu (Alfa Romeo) mengalami kecelakaan di tikungan pertama selepas start.

Verstappen mengalami gangguan akibat serpihan bodi karbon menerpa RB18 tunggangannya, sehingga mengakibatkan gangguan aerodinamika khususnya bagian lantai/floor. Akhirnya Verstappen tidak dapat maksimal memacu kendaraan.

Baca juga: Ubahan Tim F1 Jelang Balapan Di Silverstone, Mercedes-AMG Petronas Paling Serius

Zhou Guanyu alami kecelakaan selepas lomba baru mulai

"Kedua pembalap pembalap memiliki potensi untuk kembali raih podium ganda di Sirkuit Silverstone. Namun insiden tak bisa dihindari melihat persaingan yang kian tinggi di pertengahan musim, dan insiden menimpa Zhou Guanyu di tikungan pertama selepas start menunjukkan begitu bahayanya balapan ini," ujar Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI)

Namun Perez juga alami masalah di mobilnya, setelah ada kerusakan di sayap depan mobilnya. Melakukan pergantian dengan cepat pada sayap depan, hingga akhirnya ia berhasil menyalip Charles Leclerc (Scuderia Ferrari) dan Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas).

“Apreasiasi bagi kedua pembalap yang terus berupaya memberikan hasil maksimal bagi tim, dan saat ini Verstappen dan Perez berada di posisi 1 dan 2 klasemen Juara Dunia F1 2022 untuk memperebutkan titel juara dunia musim 2022,” tambah Sri Adinegara.

Setelah kecelakaan Zhou Guanyu di lap awal, start pun kembali di ulang. Namun sayangnya Verstappen tertutup oleh Sainz yang melebar sebelum tikungan pertama. Ia berhasil berada di depan Verstappen. Ia kembali menyelinap ke depan saat Sainz keluar jalur, tapi kemudian mulai melambat setelah menabrak sepotong karbon, yang mengharuskan pit stop dan menyeretnya keluar dari pertarungan. Dia berjuang dengan mobil yang rusak dan akhirnya finis ketujuh.

Potongan karbon itulah yang mengganggu performa mobil Verstappen, disusul gangguan pada bagian roda belakang buntut dari gangguan serpihan tadi. Setelah masuk pit, diputuskan untuk tetap meneruskan lomba, walau kondisi kendaraan kurang maksimal.

Baca juga: Masalah Porpoising Dan Kebijakan FIA, Panaskan Atmosfer Tim Di Formula 1

Posisi runer-up kelima musim ini bagi Perez

Padahal Red Bull Racing termasuk kencang pada balapan kemarin, terbukti kombinasi pelumas Mobil 1 dan mesin Honda V6 Turbo Hybrid 1.600 cc mampu melesatkan erstappen dan Perez. Aerodinamika juga membantu banyak pada RB18, sehingga cepat ditikungan dan lntasan lurus.

Sri Adinegara juga menyampaikan bahwa pelumas yang digunakan oleh Tim Red Bull Racing F1 juga tersedia di pasar Indonesia seperti rangkaian produk pelumas Mobil1 dan Mobil Super yang tersedia di bengkel-bengkel kesayangan Anda.

Dengan hasil ini, Perez telah menempati podium sebanyak 6 kali, dengan posisi pertama satu kali dan 5 kali posisi kedua. Puncak klasemen Juara Dunia F1 2022 saat ini, Verstappen memiliki 181 poin, dan posisi kedua ada Sergio Perez dengan 147 poin.

Seri balapan berikutnya akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada 10 Juli mendatang. Tentunya Perez dan Leclerc memiliki kesempatan untuk memenangkan lomba, namun tentu Verstappen tidak akan tinggal diam karena jarak poinnya bisa saja makin didekati oleh Perez dan Leclerc.