Tata Motors Targetkan Penjualan Mobil Listrik Sebanyak 50.000 Unit

Tata Motors Targetkan Penjualan Mobil Listrik Sebanyak 50.000 Unit Tata Tigor EV (Foto: Tata Motors)

KabarOto.com - Tata Motors menargetkan menjual sebanyak 50.000 unit mobil listrik pada tahun ini. Target penjualan ini diungkap pada rapat pemegang saham pabrikan beberapa waktu lalu.

Menurut Chairman Tata, N. Chandrasekaran, kinerja Tata Motors akan meningkat di tahun mendatang karena kekurangan pasokan global mulai berkurang. Di mana, Tata Motors telah menjual 19.105 kendaraan listrik pada 2021/2022, atau meningkat signifikan hingga 353 persen dari tahun sebelumnya.

“Kami terus bekerja sama dengan pelanggan dan mitra ekosistem untuk memitigasi risiko dan mengelola ketidakpastian. Oleh karena itu, kami berharap kinerja meningkat secara progresif sepanjang tahun dengan paruh kedua menjadi lebih baik daripada paruh pertama," ungkap Chandrasekaran.

Baca Juga : Beli Pabrik Ford Di India, Tata Motors Bakal Produksi Mobil Listrik

Meskipun bukan sebagai pabrikan mobil listrik paling kuat, Tata Motors menegaskan pada bulan September tahun lalu bahwa mereka menargetkan penjualan mobil listriknya mencapai 25 persen dari total penjualannya di India pada tahun 2026.

Mobil konsep Tata Avinya

Produsen mobil berharap untuk mencapai ini dengan penurunan biaya mobil listrik dan peningkatan biaya untuk memproduksi kendaraan konvensional, karena mematuhi peraturan emisi yang lebih ketat. Sebagai bagian dari rencananya, Tata akan meluncurkan delapan model EV baru pada tahun 2025.

Selain itu, Tata juga merambah ke dunia semikonduktor dan manufaktur baterai EV. Pada bulan Mei, Chandrasekaran mengatakan akan berupaya membawa produksi elemen-elemen penting ini di dalam negeri untuk mengurangi ketergantungannya pada impor dari negara lain.

Baca Juga : Soal Mobil Listrik, Ini Target Tata Motors Lima Tahun Lagi

Kabarnya, mobil listrik terbaru dari Tata Motors akan diluncurkan pada tahun 2025. Produk terbarunya ini akan dibangun di atas konsep Avinya yang merupakan perpaduan dari model SUV, minivan dan hatchback.

Meskipun masih terbatas, namun calon mobil listrik ini dikabarkan akan mnggunakan platform Gen 3 yang diklaim mampu menjangkau jarak hingga 500 km.