Alvaro Bautista Menjadi Ancaman Baru Di WSBK 2022

Alvaro Bautista Menjadi Ancaman Baru di WSBK 2022 Sumber Foto : WSBK & Pihak Tim

KabarOto.com – Pembalap Aruba.it, Alvaro Bautista mengaku puas dengan performa Ducati Panigale V4 R usai meraih dua kemenangan di World Superbike (WSBK) Aragon 2022.

Memulai musim baru di WSBK, Bautista terlihat tampil lebih kuat dengan Ducati usai mencoba peruntungan bersama Honda selama dua tahun terakhir. Hal itu terlihat usai dirinya meraih kemenangan selama dua race di WSBK Aragon 2022.

Baca juga: Usai WSBK Aragon 2022, Toprak Razgatlioglu Nilai Motor Lamanya Lebih Kompetitif

Sejak tes pramusim, Bautista juga menyadari bakal tampil cepat bersama pabrikan Borgo Panigale itu usai menemukan kepercayaan diri dan dapat menggunakan gaya balapnya di atas Panigale V4 R. Usai balap di MotorLand Aragon, dirinya merasa dan Ducati telah membetuk kemitraan yang kuat di musim ini usai memperbaiki kelemahan.

Duel sengit Bautista vs Rea di Aragon

“Musim 2019 adalah tahun pertama saya di Ducati. Tim ini membutuhkan lebih banyak pengalaman dan data. Kami mulai mencoba berbagai hal untuk melihat di mana kami dapat meningkatkan motor. Memang, kami sedikit tertinggal saat pertengahan musim (2019) kala itu. Selain itu, saya juga tidak memiliki pengalaman yang cukup dengan ban Pirelli. Jadi, kala itu tidak mudah bagi saya untuk memberikan umpan balik kepada para teknisi. Kali ini, para tim tidak lagi berusaha untuk mempercepat motor, tetapi untuk menghilangkan titik lemah,” ungkap Alvaro Bautista.

Usai dua tahun bersama Honda, Bautista dapat mempelajari karakter ban Pirelli. Berkat pengalaman tersebut, membuat dirinya bisa memacu Ducati lebih cepat. Dirinya juga mengungkapkan bahwa dua kemenangan di Aragon berkat kondisi cuaca sehingga ban berada di suhu optimal dan dapat bekerja lebih baik.

Baca juga: Hasil Race 2 WSBK Aragon 2022 : Alvaro Bautista Kalahkan Rea

Hasil podium Race 2 WSBK Aragon 2022

“Di Race 2, situasinya berbeda karena aspal tidak pernah memiliki suhu tertinggi selama sesi latihan bebas. Jadi, saya harus mencari tahu seberapa kencang saya bisa membawa motor dan di mana batasnya.Tentu, saya harus tetap tenang di belakang Johhny (Rea) yang memiliki start cukup bagus. Usai beberapa lap, setelah merasa nyaman barulah saya mulai mempercepat laju motor dan berhasil melewatinya,” lanjut Bautista.

Walaupun meraih hasil yang manis di Aragon, dirinya tidak yakin bisa tampil lebih baik di seri berikutnya di Assen, Belanda. Menurutnya, balapan di sana akan sulit karena tidak memiliki banyak persiapan. Tetapi, dirinya akan berusaha keras dalam sesi Latihan Bebas (FP1&FP2).