Begini Cara ASEAN NCAP Menilai Mobil Aman Atau Tidak

Begini Cara ASEAN NCAP Menilai Mobil Aman atau Tidak Tes keamanan kendaraan dilakukan oleh ASEAN NCAP untuk negara-negara ASEAN

KabarOto.com - Bagi masyarakat Indonesia baik pengguna atau bahkan yang ingin membeli kendaraan roda empat, bisa loh untuk cek keamanan mobil yang diinginkan di New Car Assesment Program (NCAP). Khusus untuk mobil yang beredar di Indonesia bisa cek di ASEAN NCAP.

Mereka hadir karena bertumbuhnya kebutuhan akan kendaraan yang lebih aman untuk mengurangi peningkatan risiko saat berada di jalan.

ASEAN NCAP didirikan pada tahun 2011, dimana hal ini merupakan tanggapan dari Dekade Aksi PBB untuk keselamatan jalan selama tahun 2011-2020. ASEAN NCAP juga merupakan kolaborasi Malaysian Institute of Road Safety Research (MIROS) dengan Global NCAP

Pembentukan ini ditargetkan untuk meningkatkan standar keamanan kendaraan, serta meningkatkan kesadaran konsumen. Tujuannya akan mendorong pasar atau distibutor kendaraan, untuk menghasikan atau membuat kendaraan yang lebih aman di kawasan ini.

Baca Juga: Berkat Audiofrog, Tata Suara Mitsubishi Xpander Ini Serasa Nonton Konser Live

Konsep yang diusung baik ASEAN atau global tetap sama, hanya saja ASEAN NCAP melakukan tes keamanan mobil yang beredar di negara bagian ASEAN saja, seperti Thailand, Indonesia, Singapura, Brunei, Laos, Kamboja, Malaysia, Vietnam, Myanmar dan Filipina.

Rating pada toyota rush

Pada tahun 2013 pelaksanaan penilaiannya, ASEAN NCAP akan memberi dua penilaian terpisah yang dilakukan dalam skema pemeringkatan, yaitu Adult Occupant Protection (AOP) berdasarkan peringkat bintang dan Child Occupant Protection (COP) berdasarkan peringkat berdasarkan persentase.

Pembaharuan terjadi pada tahun 2017 dimana klasifikasi penilaian terhadap mobil baru dilihat dari Adult Occupant Protection (AOP), Child Occupant Protection (COP), dan Safety Assist.

Adult Occupant Protection

Pada Adult Occupant Protection (AOP) terdapat 3 parameter yang menjadi penilaian yaitu frontal impact, side impact, dan head protection technology.

Frontal impact yang dimaksud adalah dampak apa yang akan didapat bagi penumpang dewasa, seperti bagian-bagian dari tubuh mana, yang kira-kira atau dalam hasil tes, mengalami kerusakan atau cedera parah dan bagian-bagian tubuh mana yang akan aman.

Kemudian side impact, kurang lebih sama dengan frontal impact, hanya saja dilihat keamanan atau kerusakan dari bagian samping.

Sedangkan head protection technology, kurang lebih teknologi apa yang dibuat oleh distributor untuk keamanan bagian kepala dan sejauh apa bagian kepala penumpang dewasa aman dari cedera, ketika terjadi kecelakaan.

Baca Juga: Lihat Nih, Deretan Foto Mobil Keren Di IMX 2018

Penilaian berlanjut untuk penumpang anak-anak atau balita yaitu Child Occupation Protection (COP) yang kurang lebih sama dengan AOP, dimana bagian ini untuk menilai keamanan kendaraan apabila terdapat penumpang anak-anak bahkan balita.

Penilaiannya meliputi dynamic test, vehicle test, dan installation. Untuk dynamic test, kendaraan akan diuji frontal impact dan side impact guncangan yang terjadi apabila ada balita dan anak-anak. Ada pun tingkat keamanan untuk anak duduk pada masing-masing kursi, baik di kursi baris pertama, baris kedua, mau pun baris ke tiga (apabila ada).

Child Occupant Protection

Selain itu, penilaian juga meliputi percobaan keamanan berbagai merek baby car-seat ketika menghadap belakang atau depan, serta penempatan di baris pertama, kedua, atau ketiga (apabila ada).

Nantinya, hasil akan menunjukan Pass yang artinya sudah lolos uji keamanan, Fail yang berarti tidak aman, atau Exempt yang berarti penggunaan tersebut tidak diizinkan.

Baca Juga: Profil - Honda CRF1000L Africa Twin

Beralih ke penilaian selanjutnya yaitu terkait dengan fitur keamanan atau safety assist. Pada bagian ini terdapat 4 bagian yang dinilai seperti effective braking and avoidance, seat belt reminder, blind spot technology dan advance safety assist technology.

Untuk hasil dari penelitian ini akan muncul pada tabel dengan simbol lingkaran atau silang yang menunjukan available dengan lingkaran, not available dengan silang, dan to be advised dengan TBA.

Final Score

Penilaiannya, AOP dengan nilai maksimal yaitu 36.00, COP dengan 49.00, dan Safety Assist yaitu 18.00. Penilaian akhir menggunakan sistem rating dengan bintang 5 untuk yang terbaik bahkan 0 untuk yang sangat tidak aman.

Untuk bintang 5 dengan nilai paling tidak 75%, bintang 4 minimal 65%, bintang 3 minimal 50%, bintang 2 minimal 40%, dan bintang 1 minimal 30%. Apabila tidak memenuhi 30%, akan mendapat nilai 0.