Ford F-150 Lightning, Pengujian Di Tempat Terdingin

Ford F-150 Lightning, Pengujian di Tempat Terdingin

KabarOto.com - Ford F-150 Lightning sebagai double cabin bertenaga listrik murni tengah diuji coba ekstrem di tempat terdingin Bumi. Lebih tepatnya di Alaska yang dikabarkan saat ini tembus hingga minus 30 derajat celcius.

Tak hanya menunjukkan daya tahan F-150 Lightning tetapi juga sekaligus kemampuan bergerak di traksi minim permukaan salju dan es. Hal ini guna memberikan kepercayaan diri untuk para konsumen.

Baca juga: Kamera Spion Bermasalah, Ratusan Ribu Ford Mustang Ditarik Kembali

"Alaska menjadi tempat bagi kami menguji secara ekstrem lokasi terdingin, salju dan permukaan es yang harus kita lihat kemampuan F-150 Lightning, fokus pada kemampuan menghadirkan performa di permukaan licin," ujar Cameron Dillon, F-150 Lightning Powertrain Engineer.

Dirinya juga meyakini, memang tak ada konsumen yang akan berkendara di minus 30 derajat celcius seperti yang dilakukan saat ini menguji F-150 Lightning. "Setidaknya mereka sangat yakin bahwa mobil ini sangat tangguh," ujar Dillion.



Pengujian ekstrem di suhu dingin biasanya disebut low-mu testing. Guna mengevaluasi sumber tenaga dan melihat kemampuan motor listrik mengerahkan performa ke ban saat hadapi permukaan minim traksi. Kabarnya, pengujian dilakukan di wilayah markas militer di Alaska.

Baca juga: Ford Everest 2022 Debut Bulan Depan, Simak Bocorannya!

Selama pengujian Ford melepas enam F-150 Lightning pra-produksi dengan beragam tipe permukaan musim dingin seperti, loose snow, packed-groomed snow, complete ice, half ice-half concrete surfaces, dan permukaan lainnya yang membeku.



Kemampuan F-150 Lightning membaca permukaan yang licin saat kehilangan traksi bisa mencapai milidetik. Nick Harris, F-150 Lightning Powertrain Engineer juga ikut angkat bicara.

"Responnya sangat cepat dan motor penggerak ganda seperti Anda punya dua mesin yang hadirkan performa di mobil. Banyak hal dilakukan agar kordinasi dua motor ini bisa sajikan torsi baik ke permukaan. Hal ini membuat konsumen yang berkendara di salju atas permukaan es menjadi percaya diri," yakin Nick.