HiAce Premio Tampil Lebih Moderen Dan Lega

HiAce Premio Tampil Lebih Moderen dan Lega HiAce Premio (Foto: Wandha/KO)

KabarOto.com - Tidak hanya dengan kendaraan listrik dan GR Supra, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga mengenalkan HiAce. Berbicara soal sejarah, mobil ini pertama kali diluncurkan pada 1967. Tidak seperti sekarang yang lebih dipergunakan sebagai transportasi orang, dulunya HiAce adalah kendaraan cargo atau transportasi barang.

Kendaraan penumpang tidak hanya untuk mengangkut keluarga saja, di mana banyak pelaku bisnis travel dan sebagainya membutuhkan kendaraan untuk bisnisnya.

TAM merasa bahwa pasar kendaraan komersial untuk mengangkut penumpang diperkirakan bakal semakin berkembang dengan berhasilnya program pemerintah untuk meningkatkan jaringan infrastruktur.

Baca Juga: Diserahkan Saat GIIAS 2019, Hino Bus RN 285 Lebih Andal Untuk Jalur Tol Trans Jawa?

HIAce Premio

"Keberhasilan ini mendorong pertumbuhan pasar kendaraan komersial untuk transportasi penumpang seperti segmen commercial van dan hal ini lah yang menjadi tujuan kami untuk melengkapi pilihan model HiAce dengan tambahan varian Premio," kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

Dengan seiring perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi, HiAce berkembang dari cargo menjadi human transportation. Di Indonesia, HiAce dipasarkan pada 2012 silam. Pada tahun pertamanya dipasarkan, mobil ini mampu terjual 560 unit dengan market share 47%.

HIAce Premio

Kini, angkanya terus meningkat menjadi lebih dari 7 kali lipat dengan pangsa pasar 98,1%. HiAce Premio dirancang untuk lebih meningkatkan kebutuhan penggunanya sebagai kendaraan commuter. Perbedaan mencolok jika dibandingkan dengan varian commuter, terletak pada tampilan bagian depannya.

Di mana tampilannya menggunakan model semi-bonet, hal ini membuat HiAce Premio menjadi lebih moderen dan senyap. Mobil ini memiliki dimensi yang lebih besar, sehingga kabinnya terasa lebih luas, nyaman, dan lega. HiAce Premio panjangnya 5.915 mm dengan lebar 1.950 mm, dan tinggi 2.280 mm.

Untuk jarak sumbu rodanya HiAce Premio berukuran 3.860 mm, sehingga mobil ini lebih stabil dan tidak mudah limbung. Masuk pada bagian interiornya, kabin HiAce yang lega mampu menampung hingga 12-penumpang. Nuansa nyaman dibangun dengan warna abu pada jok serta hitam pada bagian dasbornya.

Baca Juga: Profil - Adiputro Jetbus 3 SDD Voyager, Bisa Bawa Mobil!

HIAce Premio

HiAce Premio menggunakan mesin 1GD-FTV 4 silinder, tenaga maksimum mencapai 156,4 dk dan torsi 42,8 kgm. Suspensi depan menggunakan MacPherson Struit (coil) dan suspensi belakangnya per daun (leaf). Power kendaraan dioper melalui transmisi manual dengan teknologi FR-6 percepatan.

Transmisi HiAce juga mengadopsi teknologi IMT (Intelligent Manual Transmission). Di mana teknologi ini memiliki fungsi untuk meningkatkan kontrol sekaligus mengurangi kebisingan di dalam kabin. Sehingga, penumpang yang berada di dalam tetap merasa nyaman.

HIAce Premio

Mengangkut manusia tentu saja keamanan menjadi hal yang penting. Dan HiAce Premio sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan aktif seperti Vehicle Stability Control (VSC). Fitur ini berfungsi secara otomatis membatasi output drive train, dan pengereman selektif ke roda individual apabila kendaraan mengalami understeer atau oversteer.

Fitur lainnya yaitu Hill-Start Asist (HSA). Fitur ini berfungsi untuk mencegah kendaraan mundur secara tidak terkendali, terutama pada saat parkir atau memulai perjalanan di lintasan yang mendaki. Sistem pengeremannya juga sudah menggunakan ABS (Anti-lock Braking System).

Selain fitur keamanan aktif, HiAce juga dilengkapi fitur keselamatan pasif loh. Mobil ini dilengkapi dengan 3 poin seatbelt di semua kursi dan dual SRS airbags.

Baca Juga: Profil - Laksana Legacy Sky SR 2 Suites Class Sleeper Bus