Ini Penjelasan Sistem Transmisi CVT Dan Dual Mode

Ini Penjelasan Sistem Transmisi CVT dan Dual Mode

KabarOto.com - Transmisi Continuously Variable Transmission atau yang lebih dikenal dengan CVT, merupakan sistem transmisi otomatis yang lebih modern dibanding transmisi otomatis (A/T) konvensional.

Walaupun sama-sama bertransmisi otomatis dan tidak perlu menginjak kopling, transmisi CVT memiliki perbedaan yang cukup mendasar dengan transmisi otomatis.

Pada transmisi otomatis, sistem perpindahan gigi menggunakan planetary gear set, maka transmisi otomatis jenis CVT menggunakan puli atau driven pulley dan sabuk baja sebagai komponen utama penggerak transmisi.

Memiliki kemampuan melakukan perubahan rasio gigi menyesuaikan dengan putaran mesin, CVT diklaim bisa memberikan sensasi berkendara yang lebih halus saat perpindahan kecepatan. Hal ini membuat pengendara mobil bertransmisi CVT tidak merasakan perpindahan gigi.

Baca Juga: General Motors Akan Meningkatkan Produksi Transmisi Otomatis 10 Percepatan

Selain itu, pada teknologi CVT, rentang rasio roda gigi juga telah diperpanjang pada sisi rendah dan tinggi, hingga memungkinkan akselerasi yang bertenaga dan mulus pada kecepatan rendah, serta kinerja yang hemat bahan bakar dan senyap pada kecepatan tinggi.

Kelebihan lainnya, CVT bisa transfer tenaga dari mesin dengan lebih efektif, sehingga di putaran rendah pun bisa mendapatkan tenaga yang cukup besar. Adapun Dual Mode CVT yang mengadopsi teknologi roda gigi terpisah yang contohnya digunakan di beberapa mobil Daihatsu.

Dual Mode CVT diklaim menggabungkan penggerak sabuk dan penggerak roda gigi untuk meningkatkan efisiensi transmisi, bahan bakar, akselerasi lebih baik dan lebih hening. Selain itu, karakteristik pedal gas juga diklaim telah dioptimalkan untuk respon yang baik dari kecepatan rendah hingga tinggi.