Mercedes-Benz Recall GLB250 Terkait Resiko Terbakar

Mercedes-Benz Recall GLB250 Terkait Resiko Terbakar

KabarOto.com - Mengacu pada referensi kampanye NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) untuk keamanan berkendara di jalan raya, pihak Mercedes-Benz Amerika Serikat melakukan pemanggilan untuk perbaikan (recall) untuk unit seri GLB250 lansiran 2020.

Apa masalahnya? Konverter tegangan yang salah mungkin telah dipasang di stopkontak aksesori baris kedua. Hal ini dapat menyebabkan port memiliki tegangan yang terlalu besar, yang menimbulkan risiko kebakaran. Pihak diler Mercedes-Benz akan melakukan recall selambat-lambatnya 3 September. Untuk memperbaiki masalah, pihak diler akan memeriksa dan, jika perlu, mengganti konverter tegangan secara gratis.

Baca juga: Mercedes-Benz Indonesia Waspadai Efek Jangka Panjang Krisis Cip Semikonduktor

Selanjutnya pihak Mercedes-Benz juga akan melakukan pemanggilan (recall) yang dikeluarkan minggu ini berkaitan dengan berbagai kendaraan varian berbeda dari model tahun 2020 dan 2021.

Untungnya, hanya 542 mobil yang terpengaruh. Kendaraan tersebut adalah AMG CLS53, AMG E53, AMG G63, AMG GLC63, AMG GT43, AMG GT53, CLS450, E350, E450, G550, GLC300, S450, atau S560, pemberitahuan penarikan melalui surat menyurat atau telpon dilakukan sekitar 10 September.

Baca juga: Bocoran Penampakan Interior Mercedes-Benz 300 SL Roadster

Masalah dengan kendaraan-kendaraan ini adalah konektor sensor tabrakan samping, yang mungkin longgar. Jika instrumen ini tidak dipasang dengan benar, instrumen ini mungkin tidak berfungsi dengan baik saat terjadi tabrakan, mencegah sabuk pengaman dan kantung udara beroperasi sesuai rancangan, sehingga meningkatkan risiko cedera atau kematian.

Pihak diler Mercedes-Benz akan mengambil tindakan, dengan memeriksa dan mengganti sensor tabrakan tanpa biaya.