Bagaimana Cara Merawat Transmisi Otomatis?

Bagaimana Cara Merawat Transmisi Otomatis?

KabarOto.com - Komponen gir dan lainnya sering bergesek di dalam transmisi, gram atau bubuk sisa gesekan akan bersarang hingga berisiko mengganggu kinerjanya. Oleh sebab itu, agar performanya kembali meningkat biasanya dilakukan pergantian pelumas sesuai waktu interval.

Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Sunter. menjelaskan, ganti pelumas reguler kurang maksimal lantaran masih ada gram di dalam transmisi tidak ikut terbuang. Sehingga dibutuhkan proses flush atau menguras seluruh oli agar ruang kerja transmisi bersih secara maksimal.

Baca juga: Keren, Yamaha YZF-R1 Bakal Dibekali Girboks MotoGP

“Langkah ini untuk memaksimalkan kerja transmisi otomatis yang banyak diaplikasi mobil-mobil Peugeot. Agar performanya meningkat, transmisi otomatis disarankan untuk flush secara berkala,” ujar Roni Agung.

Flush transmisi otomatis sebaiknya dilakukan setiap interval 40.000 km karena proses flush transmisi otomatis pada mobil Peugeot tidak seperti ganti oli pada umumnya. Pelumas yang sudah terkontaminasi di dalam transmisi benar-benar dikuras. Termasuk kotoran yang sulit dihilangkan.

Baca juga: Peduli Covid-19, Pakar Audio Indonesia Ini Ciptakan Alat Ventilator

Sebagai gambaran, jika proses ganti oli transmisi otomatis saja sebanyak 4 liter, hanya mengganti yang ada di penampungan. Sedangkan flush transmisi otomatis menggunakan alat khusus, sehingga volume pelumas yang biasanya sekitar 8 liter terkuras semua.

“Jadi bener-benar bersih, karena kotoran di dasar dan melekat di komponen ikut terbuang,” tutup Roni.