Pengecasan Mobil Listrik Bisa Dilakukan Di Rumah, Berikut Kisaran Harga Pemasangan Wall Charging

Pengecasan Mobil Listrik Bisa Dilakukan di Rumah, Berikut Kisaran Harga Pemasangan Wall Charging

KabarOto.com – Trend mobil listrik di Indonesia mulai digaungkan oleh manufaktur, namun saat ini kendalanya membutuhkan infrastruktur yang juga memadai. Seperti kendaraan konvensional yang membutuhkan asupan bahan bakar untuk bisa melaju, kendaraan tanpa emisi gas buang juga membutuhkan lokasi pengisian daya listrik.

Untuk pengisian daya listrik, pemilik mobil nol emisi ini perlu melakukannya di charging station atau stasiun pengisian daya listrik. Sayangnya, di Indonesia sendiri fasilitas ini masih terbilang sedikit.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemilik mobil listrik bisa membuat tempat pengisian daya listrik di rumah atau disebut wall charging. Namun, sebelum membuat fasilitas tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan, Sob.

Tidak seperti ponsel atau laptop yang bisa langsung colok ke stop kontak di rumah, charger mobil listrik memerlukan adaptor khusus di dinding.

Baca Juga : Sebegini Lama Isi Daya Hyundai Kona Electric Dan Ioniq Electric Dengan Portable Charger

SPKLU Pertamina

Beberapa perusahaan sudah ada yang menyediakan charger mobil listrik dan menyediakan jasa pemasangan di rumah. Harganya menyesuaikan dengan range kapasitas pengecasan. Ada bermacam-macam range mulai 4,5 kW, 11 kW, hingga 22 kW.

Harganya mulai 20 juta hingga 50 juta. Harga ini sudah tergolong murah, bahkan untuk sebuah charger mobil listrik dengan fitur fast charging ada juga yang mencapai ratusan juta. Daya listrik rumah yang dibutuhkan untuk bisa digunakan charging baterai mobil listrik harus di atas 900 watt. Karena daya 4,5 KW sudah sangat besar untuk daya listrik 900 watt.

Untuk daya listrik rumahan 1.300 watt saja charging mobil listrik tidak bisa dilakukan bebarengan dengan menggunakan alat elektronik lainnya karena bisa menyebabkan listrik mati seketika. Maka perlu adanya peningkatan daya listrik 1 hingga 2 kW agar listrik di rumah aman. Atau bisa juga dengan cara charging mobil listrik di jam istirahat.

Baca Juga : Resmi Meluncur Di Indonesia, Ini Harga Hyundai Kona Dan Ioniq Electric

Simulasi biaya penambahan daya listrik PLN

Untuk melakukan pengecasan saat jam sibuk, paling tidak pemilik mobil listrik harus memiliki kapasitas listrik hingga 7.700 watt di rumah. Artinya, harus ada penambahan daya listrik yang sesuai dengan ketentuan. Dari hitungan yang dilakukan secara simulasi perubahan daya PLN, biaya penambahan daya dari 1.300 watt menjadi 7.700 watt biayanya mencapai Rp 7.285.600.

Jam istirahat yang dimaksud adalah ketika banyak alat-alat elektronik seperti TV, lampu, dan lainnya sudah tidak digunakan. Misalnya jam 10 malam ke atas, alat elektronik selain lampu luar rumah dan kulkas sudah dimatikan semua (termasuk AC jika ada). Barulah daya listrik rumah bisa dipakai untuk charger sebuah mobil listrik.

Soal mobil listrik, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah meluncurkan dua model kendaraan murni listrik. Hyundai Kona dan Ioniq Electric. Dari harga yang ditawarkan, pabrikan mobil asal Korea Selatan memberikan portable charger yang diklaim bisa melakukan pengisian daya dimana saja.

Jika melakukan pengisian daya melalui listrik rumah, Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric memiliki durasi yang berbeda mengingat kedua kapasitas baterainya berbeda.

Ioniq Electric memiliki kapasitas 38,3 kWh yang membutuhkan waktu kurang lebih 17 jam 30 menit dari 0-100 persen. Sementara itu, Kona Electric yang memiliki kapasitas baterai 39,2 kWh membutuhkan waktu lebih lama sekitar 19 jam dari kondisi 0-100%.

Baca Juga : Diklaim Lebih Murah Dan Mudah, Begini Perawatan Berkala Hyundai Ioniq Dan Kona Elektrik

Managing Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur mengatakan bahwa pengisian daya mobil listrik kami bisa dilakukan di rumah berbarengan dengan kebutuhan listrik sudah tersedia.

“Jadi, portable charger yang kami berikan bisa menyesuaikan daya listrik. Misalnya, watt di rumah 2.200 watt, dan terpakai untuk kebutuhan dirumah sebanyak 2.000 watt. Maka sisanya akan masuk ke mobil listrik jika dilakukan bersamaan,” ujar Makmur.

Saat pengisian daya dilakukan bersamaan dengan kebutuhan listrik di rumah, maka portable charging kami akan menyesuaikan kapasitasnya. Artinya yang masuk ke pengisian daya listrik merupakan jumlah watt yang tersisa setelah terpakai untuk kebutuhan rumah.

“Saya sudah mencoba melakukan pengecasan mobil listrik saat jam sibuk di rumah, listrik langsung mati. Hanya jumlah yang masuk menyesuaikan,” tutup Makmur.