Salah Ganti Bahan Kampas Rem, Piringan Cakram Bisa Jadi Korban

Salah Ganti Bahan Kampas Rem, Piringan Cakram Bisa jadi Korban Foto : Deddy / KO

KabarOto.com – Mobil memang harus selalu dirawat, dan selalu ada komponem yang memerlukan penggantian akibat masa pakai telah habis. Salah satu part penting yang mesti diperhatikan umur pakainya adalah kampas rem, sebab bila habis dan tetap digunakan akan berdampak bahaya nantinya bagi keselamatan.

Sebenarnya cara mengukur umur kampas rem cukup mudah. Karena setiap kampas rem cakram sekarang telah memberikan indikator berupa tonjolan besi yang ketika kampas mulai habis, maka besi akan bergesekkan dengan cakram dan menimbulkan bunyi sebagai tanda waktunya penggantian.

Tapi sebelum melakukan penggantian, sobat KabarOto harus tahu nih. Ternyata bahan kampas rem itu ada 3 macam. “Kampas rem itu memiliki 3 tipe, yaitu Soft, Medium, dan Hard,” ujar Suhendra Hanafiah, Operation Manager, PT. Sumber Berkat Anugrah.

Baca Juga : Simpel Banget, Rawat Rem Kendaraanmu Saat WFH

Perbedaannya sendiri bisa disesuaikan dengan kebutuhan kalian sob, kalau hanya untuk pemakaian harian cukup bahan soft atau medium kok, “Biasanya untuk Soft menggunakan bahan organik seperti serbuk kaca, karbon, kevlar, dan sebagainya. Lalu tipe Medium menggunakan bahan ceramic, dengan sedikit campuran serat tembaga,” jelas pria ramah tersebut.

Kedua bahan ini memang nyaman digunakan harian, sebab pengereman jadi lebih halus dan tidak akan merusak piringan cakram atau disc brake. Tapi kelemahannya adalah debu sisa pengereman akan lebih banyak, dan khusus berbahan medium memang lebih pakem namun kekurangannya akan menimbulkan suara agak kasar ketika mengerem dan harga lebih mahal ketimbang soft. Nah kebanyakan kampas rem OEM menggunakam bahan ini karena sudah sesuai standar.

Baca Juga : Buat Rem Ala BBK Dengan Oversize Rotor

Pelat besi sebagai indikator kampas sudah habis.

Sementara, untuk bahan hard biasanya merupakan kampas rem aftermarket. “Hard biasanya lebih banyak kandungan metal dan besinya,” jelas Hendra panggilan akrabnya.

Serta jangan salah sob, kampas tipe Hard tidak cocok dengan piringan cakram standar pabrik. Sebab meterial yang keras akan merusak piringannya, sehingga piringan cakram akan cepat habis atau bergelombang. Jika bergelombang, maka saat melakukan pengereman akan timbul bunyi bergecit dan pengereman tidak akan maksimal.

Waktu yang dianjurkan untuk mengganti kampas rem juga cukup lama kok sob, sekitar 60.000 – 70.000 km. Dan kalian bisa melakukan pengecekan tiap 15.000 – 20.000 km sekali agar lebih aman.