Rem Cakram Motor Blong? Ini Yang Harus Dilakukan

Rem Cakram Motor Blong? Ini yang Harus Dilakukan

KabarOto.com - Rem pada sepeda motor fungsinya sangat penting, diantaranya untuk menahan laju kendaraan. Saat ini, banyak produsen sepeda motor yang menggunakan rem cakram pada motor buatannya. Cakram tidak hanya ditempatkan pada bagian depan,namun juga pada bagian belakang. Beralihnya rem tromol menjadi cakram, karena daya cengkarmnya lebih kuat dan menambah rasa aman kepada penggunanya.

Namun menggunakan rem cakram tidak sepenuhnya sempurna, ada beberapa konsumen yang mengaku saat sedang berkendara sering kali menngalami rem cakram belakangnya blong. Saat itu yang ada hanya kepanikan karena keselamatannya terancam. Untuk mengatasi hal itu, terutama saat mudik lebaran nanti, KabarOto memberikan langkah yang harus dilakukan saat rem cakram blong.

Baca Juga: Upgrade Selang, Kaliper, Dan Cakram Besar Tak Menjamin Rem Pakem

Saat rem cakram blong jangan menyiramnya dengan air dalam kondisi panas. Kondisi rem cakram yang panas memang bisa menurunkan performanya, tapi jika disiram akan merusak rem cakram. Tunggu sampai suhu rem cakram menurun, lalu siram dengan air yang bersih untuk mempercepat proses pendinginan.

Perhatikan jalur yang akan dilalui, jika lebih sering menurun akan membuat rem cakram bekerja lebih keras dan lebih cepat panas. Cakram yang panas ini bisa menurunkan daya cengkram rem. Rutin memeriksa rem cakram, jika memang melakukan perjalanan panjang dengan kondisi jalan lebih banyak kondisi turunan dan tanjakan.

Baca Juga: Ini Indikasi Rem Cakram Minta 'Jajan'

Penyebab rem cakram motor blong karena terdapat udara yang masuk ke dalam sistem pengereman atau masuk angin. Hal ini terjadi karena ada kebocoran pada oli rem serta penggantian oli rem yang tidak tepat.

Untuk mengatasi masalah ini, yang harus dilakukan adalah:

  1. Menekan tuas rem dengan cara mengocoknya berulang kali sampai terasa ada tekanan. Kemudian Tahan posisi tuas tersebut dan jangan dilepaskan.
  2. Kemudian kendurkan cengkeraman baut nipel dengan cara membukanya dan kemudian kencangkan lagi. Saat baut nipel terbuka, maka minyak rem akan mengalir keluar dari lubang baut nipel.
  3. Setelah itu perhatikan apakah minyak tersebut keluar pelan atau mengalir deras, jika pelan dan sedikit itu berarti masih ada udara yang terjebak di dalamnya. nah kalau minyak rem keluar dengan deras itu berarti udara di dalam sistem pengereman sudah hilang.
  4. Kemudian kendurkan dan kencangkan baut nipel secara berulang-ulang sampai oli rem mengalir kencang. Tapi hal yang perlu diingat, selama proses ini dilakukan, mengisi oli rem ke tabung raservoir master rem supaya volume oli yang ada di dalam tidak hingga habis. Karena bila habis maka udara akan masuk kembali dengan cepat.