Test Ride Royal Enfield Continental GT 650 - Reinkarnasi Si Legendaris 2 Silinder

Test Ride Royal Enfield Continental GT 650 - Reinkarnasi si Legendaris 2 Silinder

KabarOto.com - Royal Enfield yang kini berada dibawah naungan Nusantara Group sempat memboyong varian 2 silinder yang menjadi salah satu ikon merek mereka di dunia. Dijuluki 'The Twins', kedua varian tersebut adalah Continental GT dan Interceptor.

Test Rider KabarOto pun mendapat kesempatan memacu motor tersebut selama 5 hari. Tak berlama-lama, kami pun mencicipi tipe Continental GT yang didesain layaknya motor balap zaman dahulu atau cafe racer.

Secara visual, bentuk kemudi dan buritannya sudah megadopsi gaya ala cafe racer. Andai saja Royal Enfield juga menjual aksesori opsionalnya seperti fairing ala cafe racer dengan sistem bolt-on, mungkin bisa laris diboyong pemilik Continental GT.

Tak Seperti varian Classic 350 atau 500, The Twins khususnya Continental GT yang kami jajal ini punya bentuk tangki yang lebih ramping dan menyisakan rongga untuk membuat posisi berkendara bagian kaki, terutama dengkul dan paha dalam terasa lebih nyaman mengapit.

Baca Juga: Test Ride - Kencan Seminggu Dengan Royal Enfield Classic 500

Test rider KabarOto pun tak merasakan pegal di bagian tubuh manapun meski memiliki tinggi badan 188 cm dengan bobot 95 kg. Hal ini dikarenakan posisi setang yang masih bersahabat dengan bentuk meninggi keatas walau dibuat tipe underyoke layaknya motor cafe racer.

Selain itu, joknya didesain agar bagian pinggul dan bawah rider terasa nyaman karena busanya yang relatif empuk dan tebal tanpa merusak estetika bentuk jok cafe racer itu sendiri.

Seperti layaknya motor cradle frame lainnya, ruang bagasi tak begitu menyisakan banyak tempat untuk menaruh barang-barang Sobat KabarOto. Jok dibuka dengan kunci motor, hanya terlihat ada kompartemen kecil untuk menaruh toolkit atau surat-surat, sama seperti cover bodi di bagian samping.

Fitur di sektor kemudi pun tak banyak. Hal yang lazim ditemukan di motor lain seperti klakson, high beam, lampu sign, starter dan engine cut off terlihat di bagian kanan dan kiri stang.

Spidometernya pun cukup simpel, menampilkan level bahan bakar, trip meter, odometer, tombol reset, rpm dan kecepatan. Adapun beberapa indikator pemantau kinerja mesin dan kelistrikan seperti aki, pelumas dan fitur ABS.