Tetap Lancar Mudik Dengan Anak, Dokter Beri Tips Ini

Tetap Lancar Mudik dengan Anak, Dokter Beri Tips Ini Foto: The Times UK

KabarOto.com - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, masyarakat Indonesia sudah bersiap untuk pulang ke kampung halaman. Ritual mudik pun tidak lepas dari pergi bersama keluarga, seperti orangtua serta anak-anak. Ternyata masih banyak orangtua yang belum paham terkait keamanan mudik bersama anak.

Menurut dr. Adhini Dwirespati saat ditemui tim Kabaroto, "Mudik bawa anak sebenarnya tidak ada batasan umur. Cuma yang paling penting cek dulu kesehatannya. Kalau bisa, paling aman untuk memastikan kesehatan anak itu, satu atau dua minggu sebelum melakukan perjalanan diperiksain dulu anaknya. Pastikan keadaan anaknya fit, sehat, dan nggak lagi sakit."

Baca Juga: Rangkaian Fasilitas Dan Rekayasa Lalin Yang Tersedia Di Ruas Tol Menuju Jawa Timur

Dari penjelasan tersebut sobat KabarOto tidak perlu khawatir terkait umur anak yang anak dibawa mudik. Di mana umur balita pun bisa diajak untuk melakukan perjalanan, yang penting kondisinya sehat.

Nah, dr. Adhini merekomendasikan, "Kalau bisa anak dibawa mudik itu yang sudah imunisasi lengkap. Soalnya kalau mudik kan nanti ketemu saudara-saudara, kita nggak tau ada virus apa saja dan sebagainya. Kalau sudah imunisasi kan jauh lebih aman ya sistem imunnya."

Baca Juga: Mau Mudik? Cek Kondisi Terkini Persiapan Ruas Tol Trans Jawa

Ketika sudah dalam kondisi mepet, anak tidak direkomendasikan untuk tetap ikut perjalanan mudik loh Sob, apalagi kalau perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi. Karena perjalanan tidak bisa diprediksi tepatnya akan berjalan selama berapa jam.

"Kalau sudah sakit jangan diajak mudik dulu anaknya, tapi kalau memang harus berangkat jangan lupa untuk bawa obat-obatan. Yang paling penting dan harus ada itu obat demam dan flu. Anak juga bisa dipangku atau duduk di carseat yang sudah standar," tambahnya.

Baca Juga: H-7 Lebaran 57.405 Kendaraan Tinggalkan Jakarta, H-6 Diprediksi Akan Lebih Banyak Lagi

Namun, hal lain yang perlu diperhatikan adalah mood anak. Tidak dipungkiri, orangtua milenial zaman sekarang lebih menyukai treatment yang simpel. Misalnya ketika anak bosan atau rewel, orangtua akan memberi gadget sebagai hiburan. Ternyata hal ini sangat tidak disarankan oleh dokter loh.

"Pastikan juga anak jangan menonton atau baca selama di mobil. Soalnya kendaraan kan bergerak dan nggak baik untuk mata, efeknya biasanya anak jadi mual. Jadi kalau anak rewel usahakan untuk berhenti dulu, refresh jalan-jalan. Atau bisa play musik aja, nyanyi-nyanyi dibandingkan nonton," jelas Dhini, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Inilah Kacamata Antimabuk, Berikut Harganya!

Membaca atau menonton selama perjalanan bisa merusak mata, karena dalam kondisi kendaraan terus bergerak dan mata tidak fokus. Hal ini berpengaruh dengan kesehatan mata dan pencernaan yang menyebabkan anak pusing atau mual.

Jadi usahakan juga untuk berhenti untuk beristirahat secara berkala, selain menjaga stamina pengemudi sekaligus menjadi hiburan untuk anak agar tidak bosan. Untuk kecepatan laju kendaraan tidak ada limit atau batasan. Namun, usahakan untuk menghindari jalanan yang terlalu banyak guncangan.

Selain itu, bagi orangtua yang hendak mudik dengan anak namun tidak menggunakan kendaraan pribadi, dokter juga menyarankan untuk menggunakan moda transportasi yang tidak berdesakkan serta banyak polusi. Misalnya moda transportasi yang banyak asap rokok dari pemudik lainnya. Selamat mudik Sob!